Kamis, 20 September 2018, segenap
civitas akdemika SMA Negeri 1 Insana mendapat kunjungan dari Badan Akreditasi
Nasional tingkat SLTA/Madrasah Provinsi NTT. Kunjungan ini dalam rangka
Akreditasi Sekolah. Team Assesor yang diwakili oleh Ibu Dra. Nova Amelia Bessie
dan Ibu Henny A. Manafe SE. MM disambut meriah oleh seluruh keluarga besar
SMA Negeri 1 Insana. Acara penjemputan berlangsung di pintu gerbang sekolah
didahului dengan Natoni /takanab (budaya khas Timor dawan dalam sebuah acara
penjemputan), oleh sekelompok Siswa SMA Negeri 1 Insana, pengalungan
lalu iringan tarian gong dan likurai menghantar team asesor menuju ke ruang
visitasi.
Kegiatan visitasi ini didahului
dengan acara ceremony pembuka. Kepala Sekolah Drs. Yohanes Don Bosko
dalam sambutan pembukanya mengatakan bahwa “akreditasi sekolah merupakan
kegiatan penilaian (asesmen) terhadap sekolah secara sistematis dan
komperhensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (Visitasi)
untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.
Semoga dengan kunjungan visitasi ini lembaga kami boleh berbenah untuk
menjadi lebih baik bertepatan usia sekolah yang telah memasuki usia perak yakni
25 tahun berdirinya lembaga SMA Negeri 1 Insana.”
Perlu diketahui juga bahwa akreditasi
sekolah ini mencakup penilaian terhadap sembilan komponen sekolah yaitu
kurikulum dan proses belajar mengajar, administrasi dan manajemen sekolah,
organisasi dan kelembagaan sekolah, sarana dan prasarana, ketenagaan,
pembiayaan, peserta didik, peran serta masyarakat dan lingkungan dan kultur
sekolah. Masing-masing komponen ini dijabarkan ke dalam beberapa aspek. Dari masing-masing
aspek dijabarkan lagi ke dalam indikator. Berdasarkan indikator dibuat
item-item yng tersusun alam instrumen evaluasi diri dan instrumen visitasi.
Kegiatan visitasi yang
berlangsung sehari itu ditutup dengan acara penutup dimana dalam acara tersebut
Ibu Nova dan Ibu Heni selaku team Assesor diberi kesempatan untuk memberikan
catatan krtitis sekaligus evaluasi terkait komponen-komponen yang dinilai.
Kiranya ini menjadi instrumen bagi sekolah untuk boleh berbenah dan memperbaiki diri menjadi
lebih baik.
No comments:
Post a Comment