Wednesday, November 28, 2018

SMA NEGERI 1 INSANA DALAM CERITA AKREDITASI



Kamis, 20 September 2018, segenap civitas akdemika SMA Negeri 1 Insana mendapat kunjungan dari Badan Akreditasi Nasional tingkat SLTA/Madrasah Provinsi NTT. Kunjungan ini dalam rangka Akreditasi Sekolah. Team Assesor yang diwakili oleh Ibu Dra. Nova Amelia Bessie dan Ibu Henny A. Manafe SE. MM  disambut meriah oleh seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Insana. Acara penjemputan berlangsung di pintu gerbang sekolah didahului dengan Natoni /takanab (budaya khas Timor dawan dalam sebuah acara penjemputan), oleh sekelompok Siswa SMA Negeri 1 Insana, pengalungan lalu iringan tarian gong dan likurai menghantar team asesor menuju ke ruang visitasi.
Kegiatan visitasi ini didahului dengan acara ceremony pembuka. Kepala Sekolah Drs. Yohanes Don Bosko dalam sambutan pembukanya mengatakan bahwa “akreditasi sekolah merupakan kegiatan penilaian (asesmen) terhadap sekolah secara sistematis dan komperhensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (Visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.  Semoga dengan kunjungan visitasi ini lembaga kami boleh berbenah untuk menjadi lebih baik bertepatan usia sekolah yang telah memasuki usia perak yakni 25 tahun berdirinya lembaga SMA Negeri 1 Insana.”
Perlu diketahui juga bahwa akreditasi sekolah ini mencakup penilaian terhadap sembilan komponen sekolah yaitu kurikulum dan proses belajar mengajar, administrasi dan manajemen sekolah, organisasi dan kelembagaan sekolah, sarana dan prasarana, ketenagaan, pembiayaan, peserta didik, peran serta masyarakat dan lingkungan dan kultur sekolah. Masing-masing komponen ini dijabarkan ke dalam beberapa aspek. Dari masing-masing aspek dijabarkan lagi ke dalam indikator. Berdasarkan indikator dibuat item-item yng tersusun alam instrumen evaluasi diri dan instrumen visitasi.
Kegiatan visitasi yang berlangsung sehari itu ditutup dengan acara penutup dimana dalam acara tersebut Ibu Nova dan Ibu Heni selaku team Assesor diberi kesempatan untuk memberikan catatan krtitis sekaligus evaluasi terkait komponen-komponen yang dinilai. Kiranya ini menjadi instrumen bagi sekolah untuk  boleh berbenah dan memperbaiki diri menjadi lebih baik. 

No comments:

Post a Comment