Friday, June 18, 2021

AWASI DANA DESA, INSPEKTORAT PROVINSI NTT LAKUKAN AUDIT DI DESA TAPENPAH

 


Inspektorat Provinsi NTT, melaksanakan Program Kerja Pengawasan Tahunan, Tahun anggaran 2021, diantaranya audit desa yang mencakup monitoring dan evaluasi  serta pembinaan dan pengawasan  Penyelenggaraan Pemerintah Desa  terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa baik itu ADD dan DD tahun 2020, serta penggunaan Dana Desa 8 persen (Dana Covid-19) tahun 2021. Sebanyak 5 orang Tim Inspektorat yang berkunjung ke Desa Tapenpah, empat orang di antaranya berasal dari Inpektorat Provinsi dan satu orang yang lain berasal dari Inspektorat Kabupaten TTU.

Proses audit berjalan aman dan lancar, salah satu diantara kelima orang Inspektorat yang datang mengatakan tujuan audit dan monev tersebut untuk memastikan tata kelolah Keuangan Desa dengan aturan Perundang-Undangan yang berlaku. Bahwa ada lima poin penilaian saat audit yakni Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban. Kelima poin tersebut masing-masing mempunyai sasaran yang harus berjalan dengan baik dalam tata kelola keuangan desa.

Oleh  Karena itu pemerintah desa harus terbiasa untuk mengelolah Dana Desa secara lebih baik. Dalam pengelolaanya Desa harus tertib administrasi penyaluran penggunaan keuangan, memperkerjakan tenaga dan sebgainya yang menjadi sarana penunjang demi kelancaran  penyaluran  Dana Desa agar tidak terjadi penyimpangan, demikian pesan tim Inspektorat sebelum meninggalkan kantor desa Tapenpah. Pelaksanaan audit ditutup dengan pose bersama perangkat Desa Tapenpah.



Saturday, April 10, 2021

“KOMUNITAS IKO BERBAGI KASIH DI HARI PASKAH”

 


Hari ini hari paskah! Hari di mana hampir seantero umat Kristiani di dunia merayakan peristiwa iman mereka yakni kebangkitan Tuhan. Tuhan telah bangkit mengalahkan maut dan dosa, membawa sukacita dan damai sejahtera bagi segenap insan di bumi. Pada momentum sukacita hari Paskah tahun ini  KOMUNITAS IKO  Desa Tapenpah melakukan kesibukan di luar rutinitas seperti biasanya yakni berbagi paket sembako dengan sesamanya yang berkekurangan.

Pembagian sembako ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Paskah tahun 2021. Kegiatan ini juga sebagai rasa ungkapan syukur KOMUNITAS IKO atas berkat dan penyertaan  yang selalu Tuhan berikan. Melalui kegiatan ini KOMUNITAS IKO  ingin berbagi berkat dengan sesamanya yang berkekurangan.

Pembagian sembako ini dimulai pukul 16.30 WIT setelah semua anggota komunitas merayakan paskah di paroki dan stasi masing-masing. Walau sempat tertunda lantaran cuaca ekstrim yang melanda seluruh wilayah di Kabupaten TTU termasuk di Desa Tapenpah tetapi pada akhirnya bisa dilaksanakan dengan baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah selain berbagi berkat dengan sesama, juga untuk lebih mempererat hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin sehingga semakin harmonis. Tahun ini paket sembako yang dibagikan sejumlah lima buah dan diperuntukkan bagi lima keluarga yang tersebar di lima lo’o yang ada di desa Tapenpah yakni Noenebu, Ena, Netefoko, Oemofa dan Petu. Lima keluarga yang menerimanya diantaranya; Helena Keke, Sofia Baja, Agnes Ale, Prima One dan Maria Neno Ufa. Paket sembako yang dibagikan berupa; Beras 10 Kg, Telur 1 Rak, (30 Butir), Mie 8 bungkus, minyak goring 1 Liter, gula pasir 1 Kg dan teh kotak 1 dos. Pembagian sembako disambut dengan antusias dan penuh sukacita oleh keluarga yang memperoleh kesempatan untuk menerimanya, teriring ucapan terima kasih dan doa serta linangan air mata dari Ibu Helena Keke. Setelah pembagian paket sembako KOMUNITAS IKO  merajut persaudaraan dengan paskah bersama.

Mari berbagi dengan sesama dan  Selamat Pesta Paskah Tahun 2021 untuk kita semua.




Thursday, March 11, 2021

ISI WAKTU LIBUR KOMUNITAS IKO 3 GANDENG RT DAN LINMAS DESA TAPENPAH BAKTI SOSIAL DI TUGU MEO SANAN KONI

 


Kamis, 11 Maret 2021 merupakan hari libur nasional dalam rangka memperigati hari raya Nyepi. Semua lembaga perkantoran baik milik swasta maupun pemerintah beristirahat sejenak bersama keluarga dari segala aktivitas di kantor.  Tidak dengan komunitas IKO (Ikatan Keluarga Oeliurai) 3. Di bawah pimpinan Primus Mayus Bastian, Komunitas IKO 3 mengisi waktu libur melakukan bakti sosial di seputaran tugu Meo Sanan Koni di cabang Sekon Desa Tapenpah Kecamatan Insana Kabupaten TTU.

Komunitas IKO 3 yang beranggotakan 12 orang ini merupakan satu kelompok kecil di desa Tapenpah  yang lahir atas prakarsa dan inisiatif dari sekelompok kaum intelektual desa Tapenpah dengan mimpi yang sama untuk merajut persaudaraan diantara sesama anggotanya sekaligus menjadi komunitas yang siap bermitra dengan Pemerintah Desa Tapenpah dalam berkontribusi ide dan tindakan untuk pembangunan di Desa Tapenpah.

Ada pun kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas IKO 3 dalam bakti sosial diantaranya Pembuatan Posko Covid-19, pembersihan, dan penanaman pohon gelodok serta bunga sakura kuning di sekitar areal tugu Meo Sanan Koni. Kegiatan ini tidak ada maksud lain selain mengisi waktu libur sekaligus menata sekitar areal  Tugu Meo Sanan Koni menjadi lebih indah. Perlu diketahui bahwa kelompok IKO 3 baru saja didirikan pada bulan Januari 2021 yang anggotanya terdiri dari PNS asal Tapenpah, Pegawai Bank, Pegawai Pegadaian, Pegawai CU, Kontraktor dan wiraswasta. Dengan semangat nekaf mese komonitas IKO 3 bertekad untuk memberikan nuansa baru untuk pembangunan desa Tapenpah dalam mewujudkan Tapenpah yang hebat dan sejahtera. Semoga spirit ini terus terasa dan mengalir dalam saban insan masyarakat desa Tapenpah. 


Friday, November 13, 2020

EDWAR TANUR BANTU KELOMPOK WANITA TANI OEMATFANU DESA TAPENPAH RP. 75,000,000

 


Kelompok wanita tani Oematfanu merupakan salah satu kelompok tani yang ada di desa Tapenpah. Kelompok ini dibentuk dan dikukuhkan pada tahun 2014, beranggotakan 30 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga. Semenjak dikukuhkan oleh pemerintah kelompok ini berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk pengembangan di berbagai usaha produktif. Salah satu usaha yang kelompok ini geluti adalah menanam berbagai tanaman holtikultura. Dengan etos kerja yang tinggi ibu-ibu rumah tangga kelompok wanita tani Oematfanu yang diketuai oleh Brigitha Oe ini sukses memanfaatkan pekarangan rumah mereka untuk tanaman holtikultura.

Semangat kerja yang tinggi dari Kelompok Wanita Tani Oematfanu ini berhasil menarik perhatian anggota DPR Pusat Edwar Tanur, sehingga memberikan bantuan dana sebesar Rp. 75,000,000 untuk dimaanfatkan sebagai Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tahun 2020. Dana yang ada ini dipakai untuk memperlancar beberapa kegiatan yang menunjang kegiatan P2L tersebut. Di antaranaya, Pembuatan rumah bibit, pemebelian aneka bibit, peralatan dan media tanam, peralatan pengolahan pasca panen. Semua tahapan mulai dari persiapan hingga pasca panen berhasil dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Alhasil mereka pun menuai hasil panenan yang melimpah.



Thursday, November 12, 2020

INSPEKTORAT KABUPATEN TTU LAKUKAN MONEV BLT DANA DESA 2020 DI DESA TAPENPAH

 

Secara umum, monitoring dan evaluasi yang lasim dikenal monev ini, bertujuan untuk memastikan sejauhmana realisasi penggunaan Dana Desa  di tingkat desa  itu dijalankan.  Apakah sudah sesuai  dengan apa yang ada dalam perencanaan? ataukah sebaliknya  di luar dari perencanaan dimaksud. Evaluasi dan monitoring ini bukan merupakan hal baru, sebab secara rutin telah dilakukan oleh inpektorat kabupaten guna memperbaiki kinerja pemerintah desa ke depan.

Sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 bahwa pemerintah kabupaten yang dalam hal ini diwakili Inspektorat berperan mengawasi pengelolaan keuangan desa dan pendayagunaan aset desa.  Atas dasar inilah maka hari ini Kamis, 12/11/2020 bertempat dikantor desa Tapenpah Tim Inspektorat Kabupaten TTU melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa tahun 2020, guna meninjau, mengawasi dan membina administrasi terkait penyaluran BLT Dana Desa 2020 kepada masyarakat penerima.

Hadir dalam monev itu sejumlah masyarakat Desa Tapenpah  penerima  BLT tahun 2020. Perlu diketahui bahwa sejak bulan April 2020 lalu Pemerintah Desa Tapenpah telah menetapkan sebanyak 125 KK untuk menerima bantuan langsung tunai  DD tersebut, dengan perincian 3 bulan tahap 1 (April-Juni 2020) anggarannya RP.600,000/kk, 3 bulan tahap 2 (Juli-September 2020) anggaranya sebesar RP.300,000/kk, dan nantinya tahap 3 bulan Oktober-Desember anggarannya sebesar Rp. 300,000/kk. Jadi total anggaran yang BLT DD dikucurkan oleh Pemerintah Desa Tapenpah sebesar RP. 450,000,000.   Realisasi tahap 1 dan 2 pun sudah dilakukan. Sedangkan untuk tahap 3 belum direalisasikan karena Pemerintah Desa Tapenpah baru saja melakukan MUSDESUS perubahan pada sepekan yang lalu.

Dalam kesempatan monev tersebut Ibu Itha Lawang selaku ketua tim Inspektorat Kabupaten TTU menyampaikan kepada masyarakat desa Tapenpah penerima BLT DD bahwa “Saya senang hari ini bisa bertemu dengan warga desa Tapenpah dalam jumlah yang banyak, ini sungguh luar biasa patut diapresiasi, kami dari tim inpektorat kabupaten atas perintah Bupati TTU, kami datang untuk melakukan evaluasi dan monitoring, guna memastikan sudah sejauhmana proses pembagian BLT di Desa Tapenpah ini berjalan. Uangnya sudah ada di tangan masyrakat apa belum? Ada pemotongan dari Pemerintah Desa atau tidak?”. Secara spontan masyarakat yang hadir menjawab bahwa “kami semua sudah terima dan sudah kami gunakan”. pertemuan pun ditutup tanpa usul saran, masyarakat meninggalkan ruangan kantor desa, sementara tim inspektorat bersama bendahara desa melanjutkan pemerikasaan administrasi terkait penggunaan BLT Dana Desa tahun 2020.

Tuesday, November 10, 2020

PKK DAN KADER DESA TAPENPAH BERTEKAD MENURUNKAN ANGKA STUNTING HINGGA TITIK NOL

 


Stunting menjadi isu nasional yang belum berakhir. Berbagai upaya dilakukan pemerintah baik di tingkat pusat hingga ke tingkat desa guna mencegah stunting tetapi hingga kini belum saja terselesaikan. Demikian halnya dengan Pemerintah Desa Tapenpah. Melalui PKK dan Kader Desa Tapenpah bertekad untuk menurunkan angka stunting hingga titik nol. Sebagai informasi bahwa Desa Tapenpah sejak tahun 2018 lalu, jumlah anak-anak kategori stunting mencapai 56 anak. Dalam upaya untuk menurunkan angka tersebut pemerintah Desa Tapenpah mengalokasi Dana Desa untuk pemeberian makanan tambahan bagi anak-anak kategori Stunting. Upaya ini pun menuai hasil yang signifikan, dimana yang semulanya jumlah anak stunting sebanyak 56 anak ditekan menjadi 24 anak. Tahun ini (2020) di tengah pandemic Covid-19, Pemerintah Desa kembali menganggarkan Dana Desa untuk pemeberian makanan tambahan bagi anak-anak stungting. PKK dan Kader Desa Tapenpah menjadi sponsor utama dalam menuntaskan angka stungting di Desa Tapenpah hingga pada titik nol. Semoga upaya dan tekad para kader dan PKK  Desa Tapenpah menuai hasil maksimal. Selamat berkarya semoga sukses.

Saturday, November 7, 2020

PAMSIMAS BANTU AIR ; HARAPAN BARU BAGI WARGA DESA TAPENPAH

 


Selasa, 7 Juli 2020 merupakan hari pertama harapan baru itu tumbuh. Penandatanganan dokumen perjanjian kontrak kerja antara Pemerintah Desa Tapenpah dan Pemilik Program PAMSIMAS, menjadi titik awal tumbuhnya harapan baru itu. PAMSIMAS adalah salah satu program pemerintah yang membantu masyarakat dalam menyediakan air bersih dan sanitasi di lingkungan desa. Masyarakat Desa Tapenpah sangat antusias dalam menyambut program ini, hal ini terlihat mana kala masyarakatnya terlibat secara aktif dalam menuntaskan program ini, mulai dari tahapan sosialisasi hingga tahapan finishing pelaksanaan program PAMSIMAS ini.

Selama kurang lebih 4 bulan terhitung sejak bulan juli 2020 lalu  PAMSIMAS berproses di desa Tapenpah, dan pada akhirnya  pada tanggal 3 November 2020 harapan baru yang dinanti oleh masyrakat Desa Tapenpa terwujud. Air bersih yang menjadi kerinduan panjang masyarakat desa Tapenpah sudah mengalir. “Sumber air sudah dekat” demikian ujaran kebahagian dan harapan baru yang tepat bagi masyarakat Desa Tapenpah. “Kami senang karena pada akhirnya kami bisa menikmati air bersih secara lebih dekat, selama ini kami kesulitan air baik di musim panas maupun di musim hujan. Kalau musim hujan kami kesulitan air bersih karena banjir, kalau musim di panas kami kesulitan air karena kekeringan ” demikian cerita salah satu warga Desa Tapenpah. Terima kasih Pemerintah melalui Program PAMSIMAS atas dukunganya telah memberikan pelayanan air bersih kepada kami masyarakat Desa Tapenpah. Ini sebuah harapan baru dan kunci utama bagi warga desa Tapenpah untuk menciptakan masyarakat yang makmur dan sejahtera.